Windows XP ( Pengertian )
Windows XP adalah sistem operasi yang
diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk rumah
dan bisnis desktop, laptop, dan pusat-pusat media. Pertama yang dirilis ke
produsen komputer pada tanggal 24 Agustus 2001, itu adalah versi paling populer
dari Windows, berdasarkan basis pengguna diinstal. Nama “XP” adalah singkatan
dari “Experience” (pengalaman)
Windows XP, pengganti Windows 2000 dan Windows
Me, konsumen berorientasi sistem operasi pertama yang diproduksi oleh Microsoft
yang akan dibangun pada kernel Windows NT. Windows XP dirilis untuk penjualan
eceran pada tanggal 25 Oktober 2001, dan lebih dari 400 juta eksemplar
digunakan pada bulan Januari 2006 . OEM langsung dan penjualan ritel Windows XP
berhenti pada tanggal 30 Juni 2008.. Microsoft terus menjual Windows XP melalui
Sistem Pembangun mereka (OEM kecil yang menjual komputer rakitan) program
sampai dengan 31 Januari 2009 .
Menurut data analisis Web yang dihasilkan oleh
W3Schools, per Juni 2011 [update], Windows XP adalah sistem operasi yang paling
banyak digunakan untuk mengakses Internet di dunia dengan pangsa pasar 39,7%,
setelah memuncak pada 76,1% pada Januari 2007
Pengertian Troubleshooting
Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang
berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam
komputer tentu ada sebabnya. Pada kesempatan ini kita akan sedikit belajar
untuk mendeteksi masalah pada komputer Anda terutama yang berhubungan dengan
Windows Xp.
Untuk permasalahan dengan Software sebaiknya Anda
lakukan pendeteksian sederhana dahulu seperti pemeriksaan file-file yang
berhubungan dengan Software atau spesifikasi permintaan (requirement) dari
Software. Apabila permasalahannya cukup rumit, sebaiknya Anda install ulang
saja Software tersebut, karena akan terlalu rumit untuk memperbaiki sebuah
Software.
# Troubleshooting Windows XP Hang #
Gejala
Komputer sering hang tanpa penyebab yang jelas pada
sistem operasi Windows XP.
Penyebab
Automatic Update service milik Windows berusaha
mencari internet untuk memeriksa update. Itu atau ketika kita terkoneksi
internet yang bandwithnya lambat, dia memilih untuk hang. Tapi ini hanya salah
satu penyebab saja.
Solusi
Ketik Command > Run kemudian tuliskan services.msc. Cari service dengan nama “Automatic Updates”.
Klik kanan, pilih Properties kemudian ganti Startup Type menjadi Manual. Ketika
sudah siap terkoneksi dengan benwit yang kencang baru nyalakan kembali service
ini untuk melakukan update.
# WINDOWS CRASH #
Gejala
PC hanya kadang-kadang bisa distart, Windows
seringkali crash pada game 3D dan aplikasi yang hardwareintensive.
Penyebab
Penyaluran panas yang buruk antara prosesor dan
pendingin atau pendinginan CPU tidak memadai.
Solusi
Perbarui pasta atau pad penghantar panas. Di sini
perlu Anda perhatikan agar tidak ada sisa pasta lama yang tertinggal pada chip.
Bila tidak membantu, dibutuhkan pendinginan yang lebih baik terutama pada CPU
yang di-overclock.
# MASALAH PADA BOOTING #
Berikut ini adalah beberapa tahapan booting pada
Windows XP, dan di
tiap tahapan ini sering kali terdapat masalah yang
mengakibatkan
kegagalan booting itu sendiri.
1. Initializing BIOS
–> jarang sekali ditemukan dan merupakan bencana
terparah Kalau initializing BIOS gagal:
–> efek: semua proses
booting akan gagal, alias tidak bisa booting
–> sebab:
· Arus listrik (seperti terkena petir atau kejutan
listrik lainnya)
· listrik sering tidak stabil (arus anik turun dan
sering mati tiba tiba)
· mematikan komputer secara paksa ketika komputer
sedang bekerja berat (misalnya matiin komputer waktu lagi format harddisk)
· sudah habis masa pakai
–> indikator:
· monitor tidak menampilkan apa apa (layar blank)
walaupun lampu
indikator power supply pada motherboard nyala, fan
prosesor bekerja, dan
hard disk juga aktif
· lampu indikator hard disk nyala terus terusan
–> solusi:
· pastikan dulu kalo bukan motherboard yang rusak,
caranya ya harus di
testing satu per satu dengan komponen komputer lain
yang dipastikan
masih bagus
· kalo dah jelas yang rusak adalah motherboard, cek
dulu apakah ada
komponen yang hangus pada motherboard, kalo ya, tidak
usah banyak
pikir, beli mainboard yang baru yang support degan
processor yang
masih bagus
· kalo tidak ada yang hangus, bawa saja ketempat
service komputer yang
berkualitas (kalo belum bisa/berani buat sendiri) dan
suruh cek
mainboardnya, kalo yang rusak memang BIOS-nya, suruh
ganti aja sama
yang lain yang compatible.
· kalo tukang servicenya tidak bisa / berani, tanya
saja berapa kira
kira biaya perbaiki BIOS, kalo lebih murah beli
motherboard baru, lebih
baik beli yang baru saja
Baca Juga : Apa itu Troubleshooting ?
2. Initializing Master Boot Record (MBR)
–> Dalam tahap ini BIOS memeriksa MBR dan memulai
sekuens/urutan booting, kalo rusak masih bisa diperbaiki/restore selama track
0, side 0, n sector 1 hard disk belum rusak/bad sector
Kalo initializing MBR gagal:
–> efek: proses booting
GAGAL
–> sebab:
· virus
· bad sector pada track 0, side 0, n sector 1 hard
disk
–> indikator: muncul
pesan “Missing Operating System” dan komputer tidak jalan lagi
–>solusi:
recovery/tulis ulang MBR
Cara:
· save dulu file file yang dianggap penting dalam
harddisk ke harddisk
lain kalo khawatir setelah eksperimen malah tambah
parah atau sedang
dalam mode rajin n punya hard disk banyak free space
(saran: pakai live
CD Linux, yang udah pernah tes, yang paling bagus
detect n
performancenya Ubuntu 9.04)
· Booting dengan CD instalasi Windows XP –> pilih Recovery
console
atau Tekan R selama proses booting CD. Ketika sudah
muncul recovery
console nya ketik fixmbr. Maka windows akan
memperbaiki MBR yang rusak.
· pake Hiren’s boot CD juga bisa
· bisa juga dengan gandeng hard disk-nya ke komputer
yang bagus
kemudian fix MBR-nya pake software, so tinggal klik
klik tunggu dan
finish
3. Initializing Partition Boot Record (PBR)
–> Dalam tahap ini dilakukan pemeriksaan file
booting yang dibutuhkan.
Kalo initializing PBR gagal:
–> efek: gagal booting
–> sebab: sama
seperti pada MBR
· tidak adanya partisi yang aktif pada hard disk
· Pernah install OS Linux kemudian memaksa format
ulang partisi nya pake non Linux
–> indikator:
· kalau gagal total: partisi tidak dikenali dan
memunculkan pesan “Invalid Partition Table“
· kalau gagal sebagian: booting jalan terus, tapi
tidak masuk ke dalamWindows, bahkan tidak sampai ke blue screen sebelum log on.
–> solusi:
· save dulu file2 dalam hard disk ke harddisk lain
kalo khawatir
setelah eksperimen malah tambah parah or sedang dalam
mode rajin n
punya hard disk banyak free space (saran: pake live CD
Linux, yang
udah pernah tes, yang paling bagus detect n
performancenya Ubuntu
9.04)
· gunakan tools TestDisk dan pilih “Fix Partition
Table” atau “Recover Deleted Partition“.
· kalo sudah pernah install Linux dan mau kembalikan
system partisinya
kembali jadi system partisi Windows, gunakan live CD
Linux untuk
memformatnya (partisi ext n swap-nya di hapus dulu)
menjadi NTFS, baru
nanti serahkan pada CD install Windows XP sisanya
(delete lagi baru
gabungin swap dengan mantan ext3 or ext4 tux OS Linux)
· kalo masih ada partisi yang unpartition space
(padahal berdasarkan
ukurannya kita yakin dulunya itu partisi NTFS or
FAT32), biarkan saja.
nanti pake saja software Active Partition Recovery
Enterprise untuk
mengembalikannya seperti semula.
4. Initializing NTLoader
–> Pada tahap ini PBR mengaktifkan ntldr.exe yang bertugas me-load boot-manager boot.ini
Kalo Initializing NTLoader gagal:
–> efek: crash system n
gagal booting
–> sebab:
· file NTLDR di drive C:\ corupt or terhapus, mau
karena iseng2 (gila) ataupun gara2 kena virus hasilnya sama aja
· file NTLDR di drive C:\ ga ada sejak awal karena
Windows XP nya di install di partisi selain C:\ (ke D:\ dst)
–> indikator: pesan
error “NTLDR is missing”
–> solusi: copy kembali
file ntdetect yang hilang
cara:
· masuk ke dalam recovery console (booting dengan
menggunakan CD Instalasi Windows) lalu ketik:
FIXBOOT
COPY D:\I386\NTLDR C:\
EXIT
nb: kalo drive CD/DVD bukan di D:\, maka disesuaikan
aja. misalnya drive CD/DVD nya di G:\, maka comand nya jadi gini:
FIXBOOT
COPY G:\I386\NTLDR C:\
EXIT
· kalo pakai Windows XP Dark Edition V.6 lebih gampang
karena ada tool tux fix NTLDR, tinggal klik…beres.
· kalo meng-instal OS Windows XP selain ke partisi C:\
(misalnya ke D:\ n
seterusnya) karena silap or sengaja or terpaksa or
memang ga tau
aturan maen Windows XP, gitu selesai instal n masuk ke
Windowsnya,
langsung copy-kan file NTLDR dkk (yang enggak dalam
folder di partisi
system yang kita instal, misalnya D:\ dst) ke partisi
C:\
· kalo penyebabnya virus, bersihkan dulu virusnya dari
partisi system
(gandeng hard disk, scan pake antivirus, kalo ga
detect, cari manual
file2 yang mencurigakan kemudian singkirkan
selama-lamanya, yang ini
butuh pengalaman n pengetahuan yang banyak tentang
file Windows XP)
5. Initializing Boot Menu
–> Pada tahap ini file boot.ini akan
menampilkan menu boot, atau
dalam kondisi default user secara otomatis memilih
Windows XP (kalau
belakangan kita nginstall software2 tertentu or
operating system lain,
baru boot menu akan nampak)
Kalo initializing Initializing Boot Menu gagal:
–> efek: booting gagal
–> sebab:
· tidak ditemukannya file boot.ini
· virus
· experimen ngoprek file boot.ini di
partisi system Windows XP (C:\) yang gagal
–> indikator: pesan
error “Invalid boot.ini“
–> solusi:
perbaiki/ganti file boot.ini
cara:
· masuk ke dalam recovery console (booting dengan
menggunakan CD Instalasi Windows) dan ketikkan bootcfg /rebuild.
· kalo penyebabnya virus, bersihkan dulu virusnya dari
partisi system
(gandeng hard disk, scan pake antivirus, kalo ga
detect, cari manual
file2 yang mencurigakan kemudian singkirkan
selama-lamanya, yang ini
butuh pengalaman n pengetahuan yang banyak tentang
file Windows XP)
6. Initializing NTdetect
–> Pada tahap ini semua komponen hardware yang
terpasang diperiksa
Kalo Initializing NTdetect gagal:
–> efek: crash system n
gagal booting
–> sebab:
· file NTDETECT.COM di
drive C:\ corupt or terhapus, mau karena iseng2 (gila) ataupun gara2 kena virus
hasilnya sama aja
· file NTDETECT.COM di
drive C:\ ga ada sejak awal karena Windows XP nya di install di partisi selain
C:\ (ke D:\ dst)
–> indikator: pesan
error “NTLDR is missing” atau “Disk I/O Error, Error=0000 10000 NTdetect“
–> solusi: copy kembali
file ntdetect yang hilang
cara:
· masuk ke dalam recovery console (booting dengan
menggunakan CD Instalasi Windows) lalu ketik:
FIXBOOT
COPY D:\I386\NTDETECT.COM C:\
EXIT
nb: kalo drive CD/DVD bukan di D:\, maka disesuaikan
aja. misalnya drive CD/DVD nya di G:\, maka comand nya jadi gini:
FIXBOOT
COPY G:\I386\NTDETECT.COM C:\
EXIT
· kalo nge-instal OS Windows XP selain ke partisi C:\
(misalnya ke D:\ n
seterusnya) karena silap or sengaja or terpaksa or
memang ga tau
aturan maen Windows XP, gitu selesai instal n masuk ke
Windowsnya,
langsung copy-kan file NTDETECT.COM dkk
(yang enggak dalam folder di
partisi system yang kita instal, misalnya D:\ dst) ke
partisi C:\
· kalo penyebabnya virus, bersihkan dulu virusnya dari
partisi system
(gandeng hard disk, scan pake antivirus, kalo ga
detect, cari manual
file2 yang mencurigakan kemudian singkirkan
selama-lamanya, yang ini
butuh pengalaman n pengetahuan yang banyak tentang
file Windows XP)
7. Aktifasi Kernel/HAL
–> Pada tahap ini Kernel Windows dan Hardware
Abstraction Layer (HAL) diaktifkan
Kalo initializing Aktifasi Kernel/HAL gagal:
–> efek: booting gagal
(ga bisa masuk ke operating system/Windows XP)
–> sebab:
· CD install Windows XP nya ga bagus
· kalo nge-install Windows XP nya via flashdisk,
berarti bootable flashdisk nya ga terformat dengan baik or flashdisknya lemah
· file boot.ini pada C:\
ga tersetting dengan benar, mau karena virus or gara2 gagal ngoprek
–> indikator:
· blue screen/BSOD (Blue Screen of Death)
· pesan error “Windows could not start because the
following file is missing or corrupt: Windows\System32\Hal.dll”
–> solusi:
· Booting dengan CD instalasi Windows XP –> pilih
Recovery console
atau Tekan R selama proses booting CD. Ketika sudah
muncul recovery
console nya ketik ni:
ATTRIB -H -R -S C:\BOOT.INI
DEL C:\BOOT.INI
BOOTCFG /REBUILD
FIXBOOT
EXIT
· Booting dengan CD instalasi Windows XP –> pilih
Recovery console
atau Tekan R selama proses booting CD. Ketika sudah
muncul recovery
console nya ketik ni:
EXPAND D:\I386\HAL.DL_ C:\WINDOWS\SYSTEM32\HAL.DLL
EXPAND D:\I386\HAL.DL_ C:\WINDOWS\SERVICEPACKFILES\I386\HAL.DLL
EXIT
nb: kalo drive CD/DVD bukan di D:\, maka disesuaikan
aja. misalnya drive CD/DVD nya di G:\, maka
comand nya jadi gini:
EXPAND G:\I386\HAL.DL_ C:\WINDOWS\SYSTEM32\HAL.DLL
EXPAND G:\I386\HAL.DL_ C:\WINDOWS\SERVICEPACKFILES\I386\HAL.DLL
EXIT
· Install ulang dengan CD Windows XP yang bagus
· kalo mau pake flash dish tux nge-install Windowns XP
nya, format
bootable flashdisknya pake software “USB Multiboot 10″
aja, hasil
formating sangat bagus. selain itu gunakan aja
flashdisk trancent,
jarang gagal hardware n transfer rate nya tinggi (udah
banyak
pengalaman)
8. Aktivasi Driver
–> Pada tahap ini XP semua driver hardware yang
dibutuhkan diaktifkan kemudian diberikan status activated dalam registry
Kalo Aktivasi Driver gagal:
–> efek: pesan eror
sesekali
–> sebab:
· Driver yang diinstal ga/kurang compatible dengan
hardwarenya
· RAM/memory udah kurang performancenya or terlalu
sering kerja berat
–> indikator:
· pesan error “IRQ_LESS_OR_EQUAL“
–> solusi:
· Pada Windows XP, pilih Start>Run>ketik: gpedit.msc. kemudian di
User
Configuration/Administrative>Templates/System>>. Right
click Code signing for Device>enable>ignore
· Uninstal driver yang rusak lewat safe mode Windows
XP
· coba disable hardware yang error tersebut pada
device manager. kalo perlu cabut aja hardwarenya
9. Initializing Kernel
–> Pada tahap ini ntloader menyerahkan kekuasan
pemerintahan kepada kernel (otaknya) Windows XP
Kalo Initializing Kernel gagal:
–> efek: ga bisa masuk
Windows
–> sebab: kernel corupt
akibat system crash, kejutan listrik, or virus
–> indikator: Windows
hang pada proses “Windows is Starting Up“
–> solusi: install
ulang (gimana mau idup kalo otaknya ga ada?)
10. Mengaktifkan Services
–> Pada tahap ini service smss.exe , winlogon.exe, Isass.exe, services.exe, dll
diaktifkan.
Kalo Aktivasi Services gagal:
–> efek:
· blue screen or pesan error yang ga jelas
· hank tiba tiba
· sebagian tidak menjadi masalah, malah lebih baik
tidak aktif (tergantung kondisinya)
–> sebab:
· satu or lebih dari service2 tersebut udah rusak or
corupt, bisa disebabkan oleh installasi yang kurang/ga baik
· kena virus
· service di non aktifkan secara manual atau
menggunakan aplikasi tertentu
–> indikator:
· blue screen or pesan error yang ga jelas
· hank tiba tiba
· performance meningkat
–> solusi:
· kalau efeknya positif sebaiknya dibiarkan saja
(beberapa service Windows memang sebaiknya di non aktifkan, tergantung kondisi)
· kalau efeknya buruk, cek apakah ada service yang
semestinya aktif
malah menjadi tidak aktif (karena kecelakaan, sengaja,
or eksperimen),
kalau ada, aktifkan kembali service yang dimaksud
· kalau memang terlalu takut dan tidak bisa di atasi
dengan utility2
windows papan atas, install ulang aja Windows XP nya,
daripada
menyebabkan kerontokan rambut.
11. Login
–> Pada tahap ini windows meminta input nama n
password pengguna
Kalo Login gagal:
–> efek: ga bisa masuk
ke Windows XP, n kalo diliat orang…memalukan…
–> sebab: user name
and/or password salah
–> indikator: pesan
error “incorrect user name or password“
–> solusi:
· ulangi kembali memasukkan user dan password,
yakinkan penggunaan
huruf besar, huruf kecil, angka, maupun sybol sesuai
dengan user dan
password yang kita buat
· pastikan tombol “Caps lock” tidak aktif kalau tiba2
keyboard tidak respon, pastikan bahwa keyboard tidak rusak, atau yang lebih
konyol, ada tombol yang tenggelam or nyangkut (udah pernah kejadian)
. kalau benar2 lupa password, waktu start up n sebelum
ngisi password,
tekan Ctrl+Alt+Del+Del kemudian isi username nya
“administrator” (ga
pake tanda petik) kemudian enter (password biarkan aja
kosong) tux
masuk ke account Administrator. Langsung aja ubah
password user yang
biasa kita pakai via Control Panel, or buat user baru
dengan level
administrator biar bisa install program kemudian hapus
user yang lama(pastikan dulu ga ada data penting di may document nya user lama)
12. Akhirnya Windows XP siap untuk digunakan.
Tapi tunggu dulu beberapa saat sampai lampu indikator
hard disk tidak nyala lagi, so beban memory ga bertumpuk-tumpuk.
NB: icon bulat2 yang saya pake disini ga selalu
berarti tahapan pengerjaan, tapi bisa juga berarti alternatif lain, namun tetap
saya urutkan berdasarkan prioritas